MSG adalah singkatan dari Monosodium Glutamat (dalam bahasa Indonesia sering disebut Mononatrium Glutamat). Secara awam, masyarakat Indonesia lebih mengenalnya dengan sebutan micin atau vetsin.
Berikut adalah penjelasan singkat dan padat mengenai apa itu MSG:
MSG adalah garam natrium (sodium) yang dikombinasikan dengan asam glutamat. Asam glutamat sendiri adalah salah satu jenis asam amino non-esensial yang secara alami diproduksi oleh tubuh manusia dan ditemukan di berbagai jenis makanan.
MSG digunakan sebagai penyedap rasa. MSG memberikan rasa gurih yang khas, yang dalam dunia kuliner disebut sebagai rasa Umami (rasa dasar kelima selain manis, asin, asam, dan pahit).
Banyak orang mengira MSG murni bahan kimia buatan, padahal asam glutamat pembentuk rasa gurih ini ada secara alami di dalam:
Tomat
Keju (terutama Parmesan)
Jamur
Daging sapi dan ayam
Saus tiram dan kecap asin
MSG komersial yang kita beli di pasar (seperti Ajinomoto, Sasa, Miwon, atau merek industri seperti Eppen) umumnya dibuat melalui proses fermentasi alami dari bahan kaya gula, seperti tetes tebu (molasses), singkong, atau jagung—mirip seperti proses pembuatan tapai atau cuka.
Ya, aman. Lembaga kesehatan dunia seperti FDA (Amerika Serikat) dan WHO, serta BPOM di Indonesia, mengategorikan MSG sebagai bahan yang aman dikonsumsi (Generally Recognized as Safe atau GRAS).