Fructose IBC adalah kemasan industri berkapasitas besar yang digunakan untuk menyimpan, menangani, dan mendistribusikan pemanis cair fruktosa (High Fructose Corn Syrup / HFCS atau sirup fruktosa).
Singkatan IBC merupakan singkatan dari Intermediate Bulk Container (kontainer curah menengah).
Apa itu Fruktosa dalam Konteks Industri?
Fruktosa adalah gula sederhana (monosakarida) cair yang umumnya dihasilkan dari olahan pati jagung (High Fructose Corn Syrup).
Digunakan secara luas oleh industri makanan, minuman, saus, roti, dan katering sebagai pemanis cair.
Apa itu IBC (Intermediate Bulk Container)?
IBC / Tote Tank adalah wadah penampung berbentuk kubus bermaterial HDPE (High-Density Polyethylene) food-grade yang dilindungi oleh kerangka besi/baja bertulang.
Kriteria umum Fructose IBC:
Kapasitas: Umumnya berkapasitas 1.000 Liter (sekitar 1.300–1.400 kg karena berat jenis sirup fruktosa lebih berat dari air).
Fasilitas: Dilengkapi dengan keran/katup pelepasan (bottom valve) di bagian bawah untuk memudahkan penuangan.
Kemudahan Logistik: Dirancang agar mudah dipindahkan menggunakan forklift atau pallet jack.
Efisiensi Ruang & Biaya: Menggantikan puluhan drum/jeriken kecil sehingga menghemat tempat di gudang dan truk pengiriman.
Keamanan Makanan (Food Grade): Menjaga higienitas sirup fruktosa dari kontaminasi luar selama distribusi grosir/pabrik.
Kemudahan Distribusi: Memudahkan proses transfer ke tangki produksi di pabrik makanan/minuman.