FIBRISOL

FIBRISOL

FIBRISOL adalah merek dagang populer untuk produk campuran fosfat (phosphate blend) food grade yang digunakan sebagai bahan tambahan pangan (BTP) pada industri olahan daging dan seafood. Produk ini diproduksi oleh Fibrisol Service Ltd (bagian dari ABF Ingredients).

Di pasar Indonesia, Fibrisol sangat terkenal di kalangan produsen bakso, sosis, nugget, ham, dan siomay—baik skala rumahan, UMKM, hingga pabrik besar—karena kemampuannya yang luar biasa dalam memperbaiki tekstur daging olahan.

1. Fungsi Utama Fibrisol

Fibrisol bekerja dengan cara berikatan dengan protein daging (aktin dan miosin) serta meningkatkan kapasitas ikat air (Water Holding Capacity). Manfaat utamanya meliputi:

  • Mengeyalkan Produk (Pengenyal Alami): Memberikan tekstur yang kenyal, padat, dan “membal” (crunchy/snappy bite) pada bakso atau sosis tanpa membuat produk menjadi keras atau alot.

  • Mengikat Air & Mencegah Susut: Menahan kandungan air alami daging dan air es yang ditambahkan saat penggilingan agar tidak keluar (rembes/susut) selama proses perebusan, pengukusan, atau pembekuan.

  • Emulsifikasi (Menyatukan Adonan): Membantu menyatukan campuran daging, air, dan lemak/minyak agar menyatu dengan sempurna (stabil) dan tidak terpisah (mushy) saat dimasak.

  • Menjaga Sari Daging (Juiciness): Membuat hasil akhir makanan tetap basah, lembut, gurih alami, dan tidak kering saat digigit.

2. Jenis Varian yang Populer

Fibrisol mengeluarkan beberapa kode varian dengan spesifikasi fungsi yang sedikit berbeda, di antaranya:

  • Fibrisol 412 (atau Fibrisol Custom Blends): Varian yang paling sering dicari di pasar lokal Indonesia untuk pembuatan bakso dan sosis karena karakteristiknya yang sangat kuat dalam mengeyalkan adonan berbasis daging sapi atau ayam.

3. Keunggulan dibanding Pengenyal Lain

Sebelum tren campuran fosfat komersial seperti Fibrisol menjamur, sebagian oknum produsen nakal menggunakan boraks atau bleng untuk mengeyalkan bakso, yang mana sangat berbahaya bagi kesehatan. Fibrisol hadir sebagai solusi aman dan legal (Food Grade) yang diizinkan oleh BPOM maupun lembaga pengawas pangan dunia, asalkan digunakan sesuai dosis yang dianjurkan.

Tips Penggunaan:

  • Dosis: Standar penggunaan Fibrisol umumnya sangat sedikit, yaitu sekitar 0,3% hingga 0,5% dari total berat daging (sekitar 3–5 gram per 1 kg daging).

  • Cara Pakai: Bahan ini sebaiknya dimasukkan di tahap awal proses penggilingan daging bersamaan dengan garam dan es batu agar protein daging dapat terekstrak dengan maksimal sebelum dicampur dengan tepung.

Hubungi Kami Untuk Pemesanan