Asam asetat adalah senyawa kimia berupa cairan bening tak berwarna dengan bau khas seperti cuka, dan merupakan komponen utama dalam cuka. Dikenal juga sebagai asam etanoat, zat ini bersifat asam, bersifat pelarut untuk senyawa polar maupun non-polar, dan memiliki banyak manfaat serta aplikasi mulai dari industri makanan, farmasi, tekstil, hingga kesehatan sebagai antiseptik atau pengobatan infeksi.
Karakteristik dan Sifat :
Bentuk Fisik: Cairan bening, tidak berwarna, dengan bau menyengat yang tajam.
Rumus Kimia: CH₃COOH.
Asam Asetat Glasial: Asam asetat murni yang sedikit mengandung air, berbentuk kristal atau cairan dengan titik beku sekitar 16.7°C.
Sifat Pelarut: Merupakan pelarut protik hidrofilik (polar) yang mampu melarutkan senyawa polar maupun non-polar, serta bercampur dengan air.
Penggunaan dan Manfaat :
Industri Pangan: Digunakan sebagai cuka dalam pengasaman dan pengawetan makanan.
Kesehatan: Digunakan sebagai antiseptik untuk membersihkan luka dan sebagai pengobatan infeksi telinga bagian luar.
Industri: Digunakan sebagai bahan baku dan pelarut dalam produksi bahan kimia lain, seperti polimer dan tekstil.
Produk Rumah Tangga: Sebagai pembersih untuk membersihkan noda dan karat.
Kehati-hatian
Meskipun larutan encernya (seperti cuka) relatif aman, larutan asam asetat yang lebih pekat dapat bersifat korosif, menyebabkan luka bakar pada kulit, dan kerusakan mata.
Uapnya dapat mengiritasi selaput lendir dan menyebabkan kesulitan bernapas.