Stearic acid (asam stearat) adalah asam lemak jenuh rantai panjang yang ditemukan pada lemak hewan dan tumbuhan, seperti lemak hewan, susu, telur, minyak kelapa, dan minyak sawit. Senyawa ini digunakan secara luas di berbagai industri sebagai bahan pembuat sabun, kosmetik, lilin, bahkan beberapa produk makanan. Stearic acid berfungsi sebagai emolien yang melembapkan dan menghaluskan kulit, pengental dalam kosmetik, surfaktan pembersih, serta memperkuat lapisan pelindung kulit (skin barrier).
Sumber Stearic Acid
Stearic acid dapat ditemukan pada:
Sumber Hewani: Daging, susu, keju, dan telur.
Sumber Nabati: Lemak kakao, shea butter, minyak kelapa, dan minyak sawit.
Manfaat dan Kegunaan
Perawatan Kulit:
Melembapkan: Membentuk lapisan pelindung di kulit untuk mencegah kehilangan air dan menjaga kelembapan.
Memperkuat Skin Barrier: Membantu memperkuat lapisan terluar kulit sehingga lebih tahan terhadap iritasi dan faktor luar.
Pembersih: Berfungsi sebagai surfaktan yang membantu memecah kotoran.
Industri Kosmetik:
Pengental dan Pengikat: Membantu mengentalkan dan menstabilkan produk seperti krim, lotion, dan foundation.
Peningkatan Konsistensi: Mengubah konsistensi atau suhu leleh produk kosmetik.
Industri Lain:
Lilin: Merupakan bahan utama dalam pembuatan lilin.
Sabun dan Deterjen: Digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan sabun dan deterjen.
Industri Makanan: Ditemukan dalam produk seperti margarin dan shortening, dan juga digunakan untuk melapisi serbuk logam.
Sifat Stearic Acid
Padat: Berwujud padat pada suhu ruang.
Tidak Larut dalam Air: Stearic acid tidak larut dalam air.
Aman: Umumnya dianggap aman dan jarang menyebabkan iritasi pada konsentrasi normal.